Jumat, 05 Juni 2015

Tentang Sahabat

“Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah”

“Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama”

“Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya”

“Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian”

“Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya”

“Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah”

“Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya”

“Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis”

“Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya”

“Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinnya”

“Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri”

“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita. Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda??. Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??”

“Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan??. Merekalah sahabat-sahabat anda”

“Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka. Karena seorang sahabat bisa lebih dekat dari pada saudara sendiri”

Selasa, 02 Juni 2015

Mind Map Dalam Teknologi Bagian 3



Terdapat banyak jenis diagram dengan aturannya masing-masing, mungkin Anda telah cukup pusing dengan yang namanya Flow Chart, Data Flow Diagram, Network Diagram, dan seterusnya, dan kini ditambah lagi dengan mind map!

Keberadaan berbagai macam versi diagram yang telah kita kenal, umumnya disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya Network Diagram yang khusus diarahkan untuk mengembangkan jaringan telekomunikasi dan komputer. Data Flow Diagram digunakan dalam bidang sistem informasi, flow chart digunakan untuk merepresentasikan sebuah algoritma atau proses dalam bentuk skematik.

Mind map tidak spesifik diarahkan untuk bidang tertentu, sehingga dapat digunakan dan dimengerti oleh siapa saja, otomatis mind map harus didesain dengan aturan yang sederhana dan mudah dipahami.

Mind map tidak menggantikan penggunaan diagram-diagram lain, terutama diagram pada bidang-bidang spesifik yang telah disebutkan diatas. Karena itu juga, kurang tepat untuk membandingkan kelebihan/kekurangan mind map dibandingkan diagram seperti flow chart, dan seterusnya.

Terdapat satu persamaan mind map dengan diagram manapun, yaitu sama-sama merupakan kegiatan menggambar dan menyusun. Karena itu, jangan remehkan minat menggambar anak-anak dan adik-adik kita, karena menggambar merupakan salah saru eksplorasi kemampuan otak yang luar biasa.


Sumber: Majalah PCMedia

Selasa, 26 Mei 2015

Mind Map Dalam Teknologi Bagian 2




MIND MAP DALAM TEKNOLOGI Bagian 1
MIND MAP DALAM TEKNOLOGI Bagian 3


Membuat Mind Map
Mind map sangat mudah dipahami setelah Anda mengetahui dasarnya (yang juga sangat sederhana), menurut Tony Buzan, beberapa panduan untuk menggambar mind map adalah:
1.       Mulai dari bagian tengah kertas kosong dengan sisi panjang diletakkan mendatar.
2.       Gunakan gambar untuk ide sentral.
3.       Gunakan warna.
4.       Hubungan cabang-cabang secara hierarki radial.
5.       Buat garis hubung yang melengkung.
6.       Gunakan satu kata kunci untuk setiap garis.
7.       Gunakan gambar, selain pada gambar sentral.

Mind Map dan Teknologi
Dalam dunia teknologi, apakah mind map berguna? Ternyata bukan hal yang sama sekali baru jika mind map digunakan dalam pengembangan software, bisnis, pendidikan, dan lain sebagainya yang berhubungan erat dengan aspek teknologi.
Bahkan kini telah tersedia wikipedia dalam bentuk mind map. Anda dapat mencobanya pada situs http:www.wikimindmap.org. Cara pencariannya mirip dengan situs wikipedia.org, hanya saja hasilnya yang biasa merupakan artikel panjang, kini ditampilkan secara visual dalam bentuk mind map!
Contoh berikut ini akan membandingkan konten yang ditampilkan antara wikipedia.org dan wikimindmap.org, dengan kata kunci “Global Warming”. Seperti pada wikipedia.org, Anda akan mendapatkan informasi mengenai global warming, hanya saja ditampilkan secara visual. Ide utama (global warming) cukup termuat dalam satu layar, dimana masing-masing cabang dapat dieksplorasi lebih lanjut.
Tampilan wikimindmap.org
Tampilan wikipedia.org

Dengan pendekatan visual mind map ini, otak Anda dimungkinkan untuk memahami suatu topik beserta hubungannya secara cepat. Pastinya terdapat pro dan kontra mengenai mana yang lebih baik, tetapi hal itu bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan. Anggaplah konten wikimindmap.org merupakan summary, sedangkan konten wikipedia.org merupakan detailnya, tinggal tergantung pada situasi dan kondisi Anda, apakah sedang membutuhkan konten summary ataupun detail, dengan masing-masin kelebihan dan kekurangannya.

Sumber: PCMEDIA

Sabtu, 23 Mei 2015

Mind Map dalam Teknologi Bagian 1

Mind map pada dasarnya hanyalah sebuah tool yang hanya memerlukan sebuah bidang polos-misalnya kertas- dan peralatan menggambar. Kelebihan dari mind map adalah menggali potensi yang ada dalam otak manusia.

Awal Mulia

Teknik mind map merupakan teknik memetakan pemikiran dalam bentuk gambar. Dengan mind map, Anda akan mengenal suatu teknik melakukan representasi visual dari sebuah pemikiran, yang disusun dalam bentuk radial (memencar), sehingga dapat digunakan untuk pemecahan masalah, pengambilan keputusan, ataupun sekadar menjabarkan sesuatu dalam bentuk gambar.

Ilustrasi Kasus

Penggunaan mind map dapat dicontohkan pada kondisi sebagai berikut, bayangkan di dalam sebuah ruang kelas, Anda tengah mengikuti sebuah sesi pelajaran yang dibawakan seorang dosen. Bagaimana cara Anda mencatat keterangan dosen yang dengan bersemangat berbicara dan juga menulis? Beberapa kemungkinan yang anda lakukan tanpa mind map:

-  Mencatat apapun yang ditulis dosen di papan tulis, sebelum seseorang menghapusnya (kalau perlu, foto papan tulisnya).

-  Memilih untuk berkonsentrasi mendengarkan penjelasan dosen, masalah catatan nanti tinggal pinjam dari teman.

-  Menyalakan tape recorder yang merekam penjelasan dosen (yang kemungkinan besar tidak pernah diputar ulang).

-  Cuek saja, dan berdoa soal ujian akan bocor.

Isu penting disini, yang biasanya selalu menjadi dilema adalah mana yang lebih penting, mencatat atau mendengarkan? Mungkin Anda dapat mulai mencoba teknik mind map untuk menggambarkan penjelasan dosen. Saat Anda melakukannya, maka otak Anda akan berusaha memahami dan proses mencatat tetap dilakukan dengan cara Anda sendiri.

Lebih jauh lagi, bisa jadi Anda masih sempat berpikir pengembangan yang lebih luas saat melihat gambar mind map Anda, tidak terpaku pada ruang lingkup penjelasan yang dipaparkan dosen. Kreativitas  semacam ini tentu lebih sulit dilakukan otak manusia saat yang berada di depan mata adalah kertas penuh tulisan (apalagi jika tulisan Anda mirip dengan resep obat), walau tidak berarti gambar di dalam mind map Anda harus indah.

Setelah katakanlah satu minggu hingga satu bulan, otak Anda juga mungkin akan lebih senang melihat kembali gambar Anda dibandingkan tulisan Anda, proses memanggil kembali (recall) informasi umumnya akan diserap lebih cepat melalui gambar dibandingkan tulisan.

Beberapa sumber menyatakan, dibandingkan dengan teknik mencatat konvensional, teknik mind map dapat meningkatkan efisiensi belajar hingga mencapai 15%. Walaupun tentu saja, semuanya tergantung pada apakah Anda suka menggunakan metode tersebut, coba beberapa metode, dan pilihlah metode yang paling Anda sukai dengan hasil yang terbaik untuk Anda.

Sumber: Majalah PCMedia
Mind Map dalam Teknologi Bagian 2
Mind Map dalam Teknologi Bagian 3

Minggu, 19 Februari 2012

Klakson Dan Kita


Mungkin banyak di antara kita yang pernah berkendara di belakang truk yang melaju pelan. Kita terburu-buru namun harus rela menunggu. Bagi yang terburu-buru, pasti mencari celah untuk melewati truk yang seolah terseok-seok kelebihan muatan. Meski tombol klakson kita tekan berkali-kali, si sopir truk tetap bergeming. Laju truk tetap merayap, tak peduli.
Kita makin dongkol sembari harus rela menarik bibir ke samping, tersenyum kecut, manakala di bak belakang truk tertulis kalimat:Ra sabar mabura (kalau tidak sabar terbanglah-red). Jadi meski klakson kita pencet keras-keras dan berlama-lama, hasilnya sama saja. Kita pun tidak berubah bisa terbang. Jadi, klakson tidak menyelesaikan masalah.
Klakson juga kita pencet dengan gembira saat berpapasan dengan kawan atau sahabat di jalan. Kalau perlu tangan kita ikut melambai. Artinya, itu klakson sapaan. Kalau tidak membunyikan klakson, mungkin kita akan dituduh sombong. Ada pula kawan yang punya kebiasaan aneh, suka memencet klakson tiga kali setiap melewati tempat tertentu yang dianggapnya keramat, atau ketika melintasi daerah permakaman.
”Ini uluk salam,” katanya.
”Kepada siapa?” tanya saya.
”Pokoknya begitu,” ujarnya.
Baiklah, itu namanya klakson mitos. Jadi, dimitoskan oleh orang-orang kurang kerjaan yang percaya takhayul bahwa memencet klakson diperlukan saat kita melintasi wilayah tertentu.

Sabtu, 18 Februari 2012

Mencari Jawa Di Pakaian Dan Birokrasi


Pakaian turut membentuk kesejarahan identitas, iman, politik, intelektualitas, birokrasi. Sejarah itu bergerak dengan adonan keselarasan, kejanggalan, kesemuan, kekakuan, keluwesan. Pakaian di tubuh mengartikan orang ”mengenakan” kejatidirian mengacu status sosial, simbol profesi, ekspresi agama, rujukan ideologis.
Diri dan pakaian ada dalam pembingkaian material, representasi, imaji. Pakaian mirip hamparan semiotik untuk mengucapkan kejatidirian pemakai melalui prosedur resepsi tafsiran. Kesejarahan pakaian pernah menguak resistensi atas diskriminasi kolonial dan realisasi politik identitas pribumi.
Sarekat Islam (1912) sebagai gerakan politik massa modern melakukan agenda pengucapan identitas melalui pakaian. Pengucapan ini ditunggangi misi ”mengejek” laku birokrasi kolonial feodal dan seruan egalitarianisme. Pakaian adalah propraganda. Korver dalamSarekat Islam: Gerakan Ratu Adil (1985) menjelaskan bahwa mengenakan pakaian Eropa bagi kalangan Sarekat Islam menjadi tindakan politis: menentang tata cara penghormatan Eropa.

Senin, 05 September 2011

Sebelum Kamu Mengeluh

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkanlah tentang seseorang yang harus meminta-minta di jalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkanlah tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkanlah tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkanlah tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang tugas-tugasmu
Pikirkan tentang orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti Anda.

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa...

Kita semua berserah kepada Tuhan
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih diberi kehidupan

Sumber : Youth Only, Edisi Mei 2011
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...